Investasi Reksadana Kini Semakin Diminati Para Generasi Muda

Investasi Reksadana Kini Semakin Diminati Para Generasi Muda – Beragam jenis investasi kini sudah bisa dilakukan. Mulai dari investasi emas, properti dan saat ini investasi reksa dana sedang banyak digandrungi. Terlebih, instrumen investasi melalui reksa dana kini sudah semakin dikenal masyarakat, terutama generasi muda. Bagi yang masih asing, Anda bisa melakukan investasi reksa dana untuk pemula dengan mudah.

Pasalnya, saat ini juga banyak marketplace finansial yang memberikan peluang bagi beragam lapisan masyarakat, untuk bisa meningkatkan pasar modal, nah salah satunya adalah investasi reksa dana.

Di dalam setiap marketplace, biasanya akan ada sekitar ratusan investor yang mendaftarkan diri agar bisa mendapatkan akses ke pasar modal, dengan investasi reksa dana. Dan sekitar setengah pendaftar berusia muda antara 20 tahun hingga 30 tahun.

Baca Juga: Masih Pemula dan Ingin Mulai Investasi Reksadana? Ketahui Dulu Kiat-Kiatnya!

Sehingga, investasi reksa dana sangat mudah dilakukan untuk pemula dan para generasi muda. Mengapa investasi reksa dana sangat menarik di mata generasi muda, dan untuk pemula? Hal itu terjadi karena adanya kemajuan teknologi yang semakin berkembang saat ini. Selain itu, generasi muda juga cenderung ingin memiliki tempat untuk berinvestasi yang aman dan mudah untuk dipantau.

Tidak hanya itu, modal yang terjangkau juga menjadi salah satu alasan mengapa investasi reksa dana cocok untuk generasi muda dan pemula. Hanya dengan bermodal Rp 100 ribu, Anda sudah bisa memulai investasi reksa dana. Sedangkan, investasi jenis lain, seperti investasi emas, Anda setidaknya harus memiliki modal paling sedikit Rp 500 ribu.

Pengelolaan investasi reksa dana ini biasa akan diserahkan pada perusahaan pengelola dana investasi yang ada di bawah naungan Manajer Investasi. Selain itu, sebagai pemula Anda juga wajib tahu bahwa investasi reksa dana memiliki beberapa jenis.

1. Reksa dana Pasar Uang

Jenis investasi reksa dana yang pertama adalah Reksa dana Pasar Uang  atau RDPU, di mana investasi ini akan dikelola oleh MI ke instrumen pasar uang seperti deposito.

2. Reksadana Pendapatan Tetap

Jenis investasi reksa dana selanjutnya adalah Reksa dana Pendapatan Tetap atau RDPT, dimana investasi ini akan dikelola MI dan dimasukkan ke dalam investasi obligasi.

3. Reksadana Campuran

Dan investasi reksa dana yang terakhir adalah Reksadana Campuran, jenis investasi ini yakni mencampurkan antara RSPU dan RSPT, sehingga akan menghasilkan hal yang seimbang.

Nah, untuk lebih mengetahui lebih dalam tentang investasi reksa dana, berikut pengertian lengkapnya. Investasi reksa dana merupakan salah satu wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi (MI).

Nah, dalam reksa dana, ada tiga pihak yang berperan penting dalam mekanisme kerja investasi reksa dana, di antaranya adalah:

– Manajer Investasi

Semua tanggung jawab atas kegiatan investasi mulai dari pemilihan jenis investasi, mengambil keputusan-keputusan investasi, memonitor pasar investasi, dan melakukan tindakan-tindakan yang dibutuhkan untuk kepentingan investor dilakukan sepenuhnya oleh manajer investasi.

-Bank Kustodian

Bagian dari kegiatan usaha suatu bank yang bertindak sebagai penyimpan kekayaan (safe keeper) serta administrator reksadana. Jadi, dana yang terkumpul dari sekian banyak investor bukan merupakan bagian kekayaan manajer investasi maupun bank kustodian, tetapi milik para investor yang disimpan atas nama reksadana dari bank kustodian.

-Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Segala kegiatan dua pihak di atas harus melalui izin resmi dari OJK, sebagai lembaga di bawah Kementerian Keuangan Indonesia yang bertugas membina, mengatur, dan mengawasi sehari-hari kegiatan pasar modal serta merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknisnya.

Meskipun reksa dana merupakan salah satu jenis investasi yang memiliki modal terjangkau, namun Anda juga harus mengetahui lebih dalam langkah investasinya. Seperti mengetahui profil risiko Anda, jangka waktu investasi, hingga biaya-biaya reksa dana. Anda bisa mengetahui hal-hal tersebut di link berikut ini:

https://www.cekaja.com/investasi/news/129940-kiat-investasi-reksa-dana-untuk-pemula.html